Tebal Marka Jalan – Bahan, Komposisi Dan Ketentuan

tebal marka jalan

Tebal marka jalan mungkin tampak sepele secara teknis, namun nyatanya berdampak besar terhadap keselamatan jalan, navigasi pengemudi, dan tampilan jalan. Marka jalan merupakan komponen penting dalam sistem lalu lintas yang memberikan panduan visual kepada pengemudi, dan ketebalan marka jalan merupakan salah satu faktor kunci yang mempengaruhi fungsinya.

Pada artikel ini, Aspalin akan membahas berbagai aspek terkait ketebalan marka jalan. Mulai dari jenis ketebalan, peraturan yang harus dipatuhi, hingga bahan yang digunakan untuk membuat marka jalan yang memiliki ketahanan tinggi.

Ketentuan Tebal Marka Jalan

Ketebalan marka jalan merupakan salah satu faktor yang diatur secara ketat untuk menjamin mutu dan keamanan rambu jalan di jalan raya. Adanya peraturan ketebalan penting untuk menjaga kejelasan dan keawetan marka jalan.

  1. Peraturan Standar: Banyak negara memiliki standar dan peraturan yang mengatur ketebalan marka jalan. Standar-standar ini biasanya dikeluarkan oleh otoritas transportasi atau lembaga pengatur lalu lintas dan merupakan pedoman yang harus diikuti oleh pemohon marka jalan.
  1. Ketebalan minimum: Standar sering kali menetapkan ketebalan minimum yang harus dipatuhi oleh marka jalan. Ketebalan minimum ini dapat bervariasi tergantung pada jenis tanda dan cara penggunaan tanda tersebut. Misalnya, marka lantai mungkin memiliki ketebalan minimum yang berbeda dengan marka pejalan kaki.
  2. Perubahan berdasarkan faktor lingkungan: Ketebalan marka jalan juga dapat berubah tergantung faktor lingkungan. Di daerah dengan cuaca buruk, curah hujan lebat, atau suhu rendah, marka jalan mungkin perlu dibuat lebih tebal untuk menjaga ketahanannya.
  3. Ketebalan marka reflektif: Jika marka jalan mempunyai lapisan reflektif, peraturan dapat juga mengatur ketebalan lapisan reflektif tersebut. Lapisan reflektif berperan penting dalam meningkatkan visibilitas marka pada malam hari, sehingga ketebalan lapisan reflektif juga harus memenuhi standar peraturan.
  4. Pengukuran pada saat konstruksi : Proses pengukuran ketebalan marka jalan sering dilakukan pada saat konstruksi. Hal ini memastikan bahwa ketebalannya sesuai dengan peraturan standar yang berlaku. Pengukuran marka jalan yang akurat diperlukan untuk menjamin kualitas marka jalan.
  5. Ketentuan Lapisan Multi-Tahap: Untuk marka jalan yang terdiri dari lapisan multi-tahap, seperti marka jalan: Untuk marka jalan yang terdiri dari lapisan banyak lapisan, seperti marka jalan termoplastik, peraturan dapat menentukan ketebalan setiap lapisan. Penting untuk memastikan bahwa semua lapisan bekerja sama dengan baik.

Bahan Dan Jenis Tebal Marka Jalan di Setiap Penggunaanya

Ketebalan marka jalan dapat sangat bervariasi tergantung pada jenis dan peran spesifiknya dalam sistem lalu lintas. Setiap jenis ketebalan mempunyai karakteristik dan kegunaannya masing-masing

1. Ketebalan marka jalan pada umumnya

  • Ketentuan: Biasanya berkisar antara 2 hingga 3 mm. Ketebalan ini cukup untuk menjamin ketahanan terhadap lalu lintas dan cuaca buruk dan memberikan tampilan yang jelas dan bersih.
  • Penggunaan Umum: Marka jalan biasanya di gunakan untuk menandai garis tengah jalan, marka jalur dan rambu lalu lintas standar lainnya.
  • Komposisi: Cat jalan konvensional biasanya terbuat dari campuran resin akrilik dan pigmen. Pigmen memberi warna pada panel, sedangkan resin akrilik memberikan ketahanan lalu lintas dan cuaca.

2. Ketebalan Marka Jalan Reflektif

  • Ketentuan: Sama seperti marka jalan biasa tetapi mungkin mempunyai lapisan reflektif tambahan. Lapisan reflektif meningkatkan visibilitas dan pantulan cahaya dari penanda, membuatnya lebih mudah di lihat di malam hari.
  • Tujuan Umum: Marka jalan reflektif di gunakan di area yang memerlukan visibilitas tambahan pada malam hari atau dalam kondisi minim cahaya, seperti jalan raya atau kawasan perkotaan..
  • Komposisi: Pelapis reflektif yang di gunakan pada marka jalan reflektif terbuat dari lensa mikroskopis atau berongga yang memantulkan cahaya dari kendaraan.

3, Ketebalan Marka Penyeberangan Pejalan Kaki

  • Ketentuan: Biasanya lebih besar dari marka jalan biasa, sekitar 5 hingga 6 mm. Ketebalan yang lebih besar memungkinkan marka menahan tekanan lalu lintas dan memberikan keamanan tambahan bagi pejalan kaki.
  • Penggunaan Umum: Marka pejalan kaki di gunakan pada jalur pejalan kaki, jalur sekolah dan area dengan aktivitas pejalan kaki yang tinggi.

4. Ketebalan marka lalu lintas padat

  • Ketentuan: lebih besar dari marka jalan biasa, cocok untuk tingkat lalu lintas yang lebih tinggi. Ketebalan yang lebih besar meningkatkan ketahanan terhadap pergerakan kendaraan berat yang konstan.
  • Tujuan umum: Berlaku pada jalan tol, jalan arteri dan kawasan dengan kepadatan lalu lintas tinggi untuk menahan tekanan lalu lintas yang berat.

5. Ketebalan Marka Jalan Thermoplastik

  • Ketentuan: biasanya bervariasi dari 3 sampai 4 mm atau lebih.
  • Tujuan Umum: Marka jalan termoplastik di gunakan dalam berbagai situasi, termasuk jalan umum, pelabuhan, dan lokasi lalu lintas padat. Ketebalan tinggi memungkinkan tanda termoplastik bertahan lebih lama dan menahan pergerakan kendaraan secara konstan. Marka ini juga mampu menahan cuaca buruk dengan baik
  • Komposisi: Marka jalan termoplastik terbuat dari campuran bahan termoplastik seperti polietilen, polivinil klorida (PVC), pigmen dan bahan pengisi. Bahan-bahan ini tahan terhadap lalu lintas dan cuaca buruk.

6. Ketebalan Marka Jalan Temporer:

  • Ketentuan: Kurang dari marka jalan permanen, tergantung pada penerapan sementara tertentu.
  • Tujuan Umum: Di gunakan selama proyek konstruksi sementara atau acara khusus yang memerlukan penandaan sementara. Ketebalan yang lebih rendah memudahkan pembongkaran setelah penggunaan sementara dan mengurangi dampak pada jalan.
  • Komposisi: Cat marka jalan temporer biasanya terbuat dari bahan akrilik, dapat dilepas atau dicuci setelah dipakai sementara.

Saat melakukan aktivitas sehari-hari, seringkali kita mengabaikan marka jalan di jalan raya. Namun, marka jalan merupakan bagian penting dari sistem lalu lintas, memberikan panduan kepada pengemudi, pejalan kaki, dan pengendara sepeda. Ketebalan marka jalan, seperti yang kita bahas di artikel ini, memainkan peran penting dalam fungsi dan keandalannya.

Pentingnya pemahaman ketebalan marka jalan terletak pada dampaknya terhadap keselamatan jalan. Ketebalan yang memenuhi standar memastikan umur panjang marka jalan, memberikan visibilitas yang baik dan terus memberikan panduan yang jelas kepada pengguna jalan Dengan memahami peran ketebalan marka jalan, Anda akan dapat lebih memahami pentingnya menjaga lalu lintas yang aman dan teratur di jalan.

Dapatkan Penawaran Terbaik dengan Menghubungi Kami Sekarang Juga!

Konsultasikan kebutuhan kontraktor marka jalan anda ke pada PT. Aspalin Construction, dengan datang ke kantor Aspalin atau cukup hubungi melalui Telepon atau WhatsApp. Dapatkan penawaran spesial yang jauh lebih hemat dan menguntungkan.

Tebal Marka Jalan – Bahan, Komposisi Dan Ketentuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas