Marka Lambang, Yuk Kenali Jenis Dan Fungsinya Masing Masing

marka lambang

Marka lambang, yang juga dikenal sebagai rambu lalu lintas simbolik, merupakan faktor penting dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan. Marka ini menggunakan simbol, gambar, dan warna untuk menyampaikan pesan penting kepada pengemudi, pejalan kaki, dan pengguna jalan lainnya. Pada artikel ini, Aspalin akan memberi informasi peran dan pentingnya simbol penandaan dalam lalu lintas.

Ciri Ciri Marka Lambang

Marka lambang dapat dengan mudah mengenali tanda-tanda simbolik melalui simbol atau gambar yang di tampilkannya. Seringkali Rambu ini memiliki warna khusus, seperti merah, kuning atau hijau, yang memberikan petunjuk tentang pesan yang ingin mereka sampaikan. Rambu-rambu ini dapat di temukan di sepanjang jalan raya, di persimpangan jalan, di kawasan pejalan kaki, dan tempat-tempat menonjol lainnya.

Fungsi Utama Marka Lambang

  • Komunikasikan Peraturan: Peran utama rambu adalah untuk mengkomunikasikan peraturan dan peraturan lalu lintas dengan cara yang mudah di pahami. Panduan ini memberikan panduan mengenai belokan terlarang, zona pemberhentian, dan batas kecepatan tertentu.juga berfungsi membantu menjaga ketertiban lalu lintas.
  • Bahasa Universal: Rambu ikonik menggunakan simbol dan gambar yang dapat di pahami oleh semua pengguna jalan, tanpa memandang latar belakang bahasa atau budaya. Hal ini menciptakan bahasa yang sama dalam lalu lintas, sehingga mengurangi risiko kebingungan.
  • Prioritas dan keselamatan: Lencana juga di gunakan untuk memberikan prioritas kepada pejalan kaki, pengendara sepeda, atau kendaraan darurat. marka ini memperingatkan bahaya seperti tikungan tajam, penyeberangan pejalan kaki, dan daerah berlumpur. Hal ini membantu meningkatkan keselamatan jalan.

Jenis Marka Lambang

1. Marka rambu larangan

Rambu larangan adalah salah satu jenis rambu lalu lintas yang memuat simbol-simbol yang secara jelas menunjukkan larangan atau tindakan yang di larang kepada pengemudi. Simbol-simbol ini di gunakan untuk menyampaikan larangan lalu lintas yang penting.

Contoh marka lambang larangan

  • Tidak boleh belok kiri: Simbol ini berupa panah merah berbentuk salib. Rambu-rambu ini terletak di persimpangan tertentu dan menunjukkan larangan berbelok ke kiri.
  • Dilarang Belok Kanan: Mirip dengan Dilarang Belok Kiri tetapi dengan tanda panah mengarah ke kanan. Ini memberi tahu pengemudi bahwa belokan kanan tidak diperbolehkan di lokasi ini.
  • Dilarang putar balik: Simbol ini berupa gambar kendaraan yang melaju dari arah berlawanan dengan tanda panah berbentuk salib. Hal ini menunjukkan bahwa putar balik tidak diperbolehkan di lokasi ini.
  • Dilarang Parkir: Simbol ini berisi simbol mobil yang diberi tanda X. Ini memberi tahu pengemudi bahwa parkir di lokasi ini di larang. Warna dan bentuk simbol-simbol ini berbeda-beda di setiap negara atau wilayah.

2. Marka Rambu Peringatan

Rambu peringatan adalah rambu lalu lintas yang menggunakan simbol khusus untuk memperingatkan pengemudi akan bahaya atau situasi tertentu. Simbol-simbol ini di rancang untuk memperingatkan pengemudi tentang kondisi jalan yang memerlukan kewaspadaan ekstra.

Contoh marka rambu peringatan

  • Jalan berlumpur: Simbol penggelinciran di gunakan untuk memperingatkan pengemudi akan kondisi jalan licin atau berlumpur. Hal ini mengharuskan pengemudi untuk mengemudi lebih hati-hati dan mungkin mengurangi kecepatan.
  • Penanda tanda zona sekolah : Gambar anak membawa tas sekolah merupakan tanda zona sekolah. Hal ini mengingatkan pengemudi bahwa mungkin ada anak-anak di dekatnya dan harus mengemudi dengan hati-hati.
  • Jalur pejalan kaki: Rambu-rambu ini menunjukkan jalur pejalan kaki. marka peringatan ini mengingatkan pengemudi untuk mengutamakan pejalan kaki yang ingin menyeberang jalan.
  • Rambu Simbol Satwa Liar: Simbol satwa liar seperti rusa atau bison di gunakan untuk menandai area di mana satwa liar mungkin menyeberang jalan. Dia mengingatkan pengemudi untuk mewaspadai hewan yang mungkin menyeberang jalan.

3. Marka Rambu Wajib

rambu wajib adalah rambu lalu lintas yang memberikan petunjuk yang harus di ikuti oleh pengemudi. rambu wajib ini menggunakan simbol dan gambar khusus untuk mewakili tindakan yang di perlukan di lokasi tertentu. Kepatuhan terhadap simbol wajib merupakan langkah penting dalam menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

Contoh rambu rambu wajib

  • Wajib belok kanan: Simbol ini menandakan bahwa pengemudi harus berbelok ke kanan. Panah di sebelah kanan di gunakan untuk memberikan instruksi ini. Seringkali melihat rambu ini berada di persimpangan yang memerlukan arah ini.
  • Wajib belok kiri: Sama seperti di atas namun dengan tanda panah kiri, menandakan pengemudi harus belok kiri di persimpangan tertentu.
  • Wajib mengikuti arah yang di tentukan: Rambu ini menggunakan tanda panah untuk menunjukkan arah yang harus di ikuti. Ini memberi tahu pengemudi bahwa mereka harus melakukan perjalanan ke arah tertentu untuk jangka waktu tertentu, apa pun keinginan mereka.
  • Wajib Berhenti: Simbol ini menandakan bahwa pengemudi harus berhenti total. Marka ini di tempatkan di persimpangan jalan atau persimpangan yang memerlukan penghentian total.

4. Marka Rambu Informasi

Rambu informasi merupakan salah satu jenis rambu lalu lintas yang memberikan informasi penting tentang suatu jalur atau lokasi tertentu di jalan raya. Marka ini di gunakan untuk memberikan informasi yang di butuhkan pengemudi untuk membuat keputusan yang tepat dan aman sepanjang perjalanan mereka.

Contoh rambu lambang informasi

  • Zona halte bus: Lencana ini memperingatkan pengemudi bahwa mereka berada di zona halte bus. Hal ini penting untuk memastikan pengemudi memberikan prioritas pada bus yang berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang.
  • Tanda simbol rest area: Memperingatkan pengemudi akan adanya rest area atau tempat istirahat di jalan. Pengemudi dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk beristirahat dan mendapatkan makanan atau minuman.
  • Rambu pusat kota: Rambu ini memperingatkan pengemudi bahwa mereka telah memasuki kawasan pusat kota. Itu juga dapat menunjukkan jarak yang tersisa ke pusat kota.
  • Rambu Tempat Wisata: Jika anda sedang mendekati tempat wisata atau lokasi penting, rambu ini memberikan informasi arah dan jarak menuju lokasi.
  • Rambu keluar: rambu yang memberi tahu pengemudi tentang pintu keluar berikutnya atau pintu tol berikutnya. Pengemudi dapat menggunakan informasi ini untuk merencanakan perjalanan mereka.

5. Marka Lambang Kendaraan Darurat

Marka kendaraan darurat adalah jenis rambu lalu lintas yang di rancang khusus untuk mengutamakan kendaraan darurat seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, atau mobil polisi. Simbol khusus ini membantu kendaraan darurat mencapai tujuannya dengan cepat dan aman.

Contoh marka rambu kendaraan darurat

  • Lambang Ambulans: Ikon ambulans memiliki latar belakang putih atau merah dan lampu berkedip yang menandakan ambulans sedang di angkut dengan segera. Pengemudi lain harus mengutamakan ambulans dan memberi jalan.
  • Lambang kendaraan Pemadam Kebakaran: Tanda ini menggambarkan lambang pemadam kebakaran dengan warna khas seperti merah dan putih. Lambang ini mempunyai arti truk pemadam kebakaran sedang dalam perjalanan menuju keadaan darurat.
  • Simbol mobil polisi: Simbol polisi dengan latar belakang biru atau merah di gunakan untuk memperingatkan pengemudi bahwa ada mobil polisi yang sedang bertugas. Pengemudi harus mengutamakan kendaraan polisi.

Warna Tentang Marka Lambang

Warna marka lambang dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Secara umum warna yang umum digunakan adalah:

  • Putih: Marka putih digunakan untuk memisahkan arah lalu lintas yang sama dan untuk menandai batas jalan antara dua arah lalu lintas yang berlawanan.
  • Kuning: Marka kuning sering digunakan untuk memberikan peringatan atau informasi tambahan kepada pengemudi, seperti perubahan arah jalan atau rambu yang menunjukkan lalu lintas yang akan datang.
  • Hijau: Marka hijau terkadang di gunakan untuk mengidentifikasi jalur khusus seperti jalur bus atau jalur carpool.
  • Merah: Marka merah terkadang di gunakan untuk memperingatkan area yang tidak boleh di masuki kendaraan, seperti area pejalan kaki atau jalur sepeda.
  • Biru: Marka biru sering di gunakan untuk menunjukkan arah atau menandai area parkir yang tersedia.

Kesimpulan

Marka lambang berperan penting dalam menjaga ketertiban, keamanan dan juga arus lalu lintas. Di antara berbagai jenis rambu lambang, kita juga menemukan rambu lambang larangan yang menunjukkan tindakan yang di larang, rambu lambang peringatan yang memberi peringatan akan bahaya, rambu lambang peringatan wajib memberikan petunjuk yang harus di ikuti dan rambu ikon informasi memberikan informasi tentang pelayanan dan fasilitas di jalan.

Yang tak kalah penting juga adalah lencana kendaraan darurat yang mengutamakan kendaraan darurat seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil polisi. Mematuhi juga penandaan kendaraan darurat adalah salah satu cara kita dapat mendukung upaya penyelamatan dalam situasi darurat.

Marka Lambang, Yuk Kenali Jenis Dan Fungsinya Masing Masing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas